Mengomentari “Komentar”, tentang “Bukti” bahwa Matahari Mengelilingi Bumi

29 12 2007

360px-solar_sys.jpg

“ini salah”™

Walaupun jarang mengupdate blog, sebenarnya saya sering berjalan-jalan, alias blogwalking di blogosphere Indonesia, terutama WordPress. Jadi, saya pun terus mengikuti perkembangan topik-topik terhangat yang menjadi perbincangan atau bahkan perdebatan di dunia blog ini. Topik yang menjadi bahan perdebatan seringkali berkaitan dengan masalah Agama. Seringkali terjadi perdebatan antara “mereka yang berpikir dengan logika”, dan “mereka yang berpikir dengan dalil”, dan ujung-ujungnya tidak ada pihak yang mau mengalah, sehingga peperangan terus berlanjut tak berujung. Ya, memang itulah sifat dasar manusia, selalu tidak ingin kalah, bila sudah terpojok pun, akan mengeluarkan trik-trik basi semacam Ad Hominem dan kawan-kawannya.

ehm… ehm…

Kembali ke judul,

Salah satu topik yang pernah hangat diperdebatkan, adalah mengenai kebenaran pergerakan benda langit, yaitu Matahari dan Bumi. “Pihak-pihak yang berpikir dengan dalil”, ramai-ramai membahas buku dan copy-paste pendapat yang menyatakan bahwa Matahari-lah yang mengelilingi Bumi, bukan sebaliknya. Hal ini tentu saja mendapat penentangan yang besar, karena selama ini kita selalu beranggapan dan sudah mengetahui, bahwa Bumi dan benda-benda langit lainnya, berevolusi mengelilingi pusat tata surya, yaitu bintang Matahari.

Salah satu tulisan yang membahas masalah ini adalah tulisan di blognya Abu Salafy. Saya tidak terlalu mengomentari isi tulisannya, tapi justru yang ingin saya komentari adalah tanggapan-tanggap yang muncul di tulisan tersebut. Bisa Anda lihat, komentar Abu Syu’ur di nomor 58 & 59, beliau menuliskan bukti-bukti yang sangat bagus dan menentang pendapat bahwa Matahari mengelilingi Bumi. Bukti-bukti tersebut adalah ilmiah, sudah teruji, dan diterima masyarakat luas. Berikut saya copykan poin nomor 2-nya saja,

2. Planet2 lain di tata surya ini pun memiliki siang dan malam juga, jika mereka tetap berpegang teguh terhadap pendapat BEN BAZ, berarti mereka harus menjelaskan bagaimana matahari mengelilingi ke 7 planet yang lain dalam waktu bersamaan.

Bukti ini memang sangat benar, setiap planet mengelilingi matahari, sehingga terjadilah pergantian siang dan malam di setiap permukaan planet itu.

Nah kemudian, ada Ibnu Romadhon di komentar ke-71 yang mencoba menelaah masalah ini dengan pola pikirnya pribadi. Berikut saya copy-kan juga pendapat beliau, apa adanya (tulisannya memang memakai huruf kapital semua, seperti orang teriak-teriak) :

BILAMANA BUMI BERPUTAR :
1.NAIK PESAWAT DARI JAKARTA KE SURABAYA TENTUNYA AKAN BERBEDA WAKTU TEMPUHNYA DENGAN DARI SURABAYA MENUJU JAKARTA. KARENA BUMI BERPUTAR KE ARAH TIMUR DENGAN CEPAT, PERHITUNGAN ILMUAN YAHUDI BAHWA BUMI BERPUTAR PADA POROSNYA BERGERAK MENEMPUH JARAK 30KM/DETIK.
2.BURUNG YANG TERBANG TIDAK AKAN BISA HINGGAP DI POHON, KARENA BUMI BERPUTAR DENGAN CEPAT.
3.BEGITU PULA BILA KITA MELEMPAR/MENEMBAK BURUNG TERBANG, AKAN SULIT MENGENAI SASARAN.

Ah, pernyataan-pernyataan seperti ini seharusnya tidak perlu ditanggapi.
Saya yang nilai Fisikanya sering jeblok sewaktu di SMP pun bisa mengomentari pendapat ini.
Bukankah ada yang namanya ‘Gaya Gravitasi’? Jadi seluruh benda yang ada di Bumi, ditarik untuk selalu mendekat ke arah pusat Bumi? Jadi, yang namanya ‘bawah’ tuh sebenarnya adalah arah menuju ke pusat Bumi.

Komentar diatas mencontohkan, bahwa burung tidak akan bisa hinggap di pohon, karena Bumi ‘berputar’ dengan cepat. Burung dan Pohon juga ‘kan terikat oleh gravitasi Bumi, jadi tidak ada masalah, karena burung tersebut tidaklah sedang mengejar arah pergerakan Bumi. Ah maaf bila penjelasannya salah, pokoknya™ ada yang namanya gaya gravitasi.

Dan satu lagi, mengapa gelar ‘Yahudi’ yang (kalau memang benar) disandang oleh ilmuwannya, mesti disebut-sebutkan segala?

Poin ke-4,

4.KALAU MELIHAT TEORI YANG DIPAKAI ILMUAN YAHUDI MENUNJUKAN PENGINGKARAN KEBERADAAN TUHAN PENCIPTA ALAM SEMESTA , YAITU TEORI PERPUTARAN MATAHARI MENGELILINGI GALAXI-GALAKSI YG LAIN, JARAK TEMPUHNYA JAUH MELEWATI LANGIT KE-7

Nah ini lagi, menganggap teori ilmiah sebagai usaha pengingkaran keberadaan Tuhan.

Disebutkan bahwa teori perputaran matahari mengelilingi galaksi-galaksi lain, merupakan pengingkaran keberadaan Tuhan, karena jarak tempuhnya jauh melewati langit ke-7.

Saya kira tidak begitu. Memangnya apa sih standar urutan langit itu? Hal apa yang bisa kita amati sehingga kita bisa menyimpulkan bahwa ini adalah langit ke-1, ke-2 dan seterusnya? Kalau saya melihat, usaha-usaha para ilmuwan untuk mengamati alam semesta ini adalah murni usaha untuk menggali ilmu pengetahuan, bukan disertai usaha untuk menafikkan atau membuktikan keberadaan Tuhan.

SALAFY SEJATI TENTUNYA SUDAH CUKUP DENGAN PENJELASAN ULAMA SALAF YANG TELAH MENJELASKAN DENGAN ALQUR’AN & SUNNAH SESUAI PEMAHAMAN PARA SAHABAT.

Ya, sudah cukup dengan penjelasan ulama salaf apabila berkaitan dengan hal-hal yang memang dibahas oleh Al-Qur’an dan ditegaskan oleh sunnah. Tapi apakah penjelasan ulama-salaf-yang-berdasarkan-pada-Al-Qur’an-itu bisa mencakup segala hal dalam kehidupan ini, termasuk astronomi? Al-Qur’an tidak menjelaskan secara eksplisit semua hal di dunia ini, contohnya shalat. Di Al-Qur’an hanya dicantumkan perintah untuk melaksanakan shalat. Sedangkan mengenai tata caranya, kita harus menanyakan pada ‘ahlinya’. Dalam hal ini, ‘ahlinya’ itu adalah Rasulullah SAW dan para sahabat. Begitu pula mengenai pergerakan benda langit, di Al-Qur’an hanya dijelaskan secara tersirat, tidak mendetail. Nah untuk detailnya, kita tanyakan kepada orang yang memang ‘ahlinya’, yaitu para astronom, entah astronom itu muslim atau yahudi, sama saja tho?

Bukankah ada dalilnya, ‘bila satu urusan diberikan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kehancurannya.’ (Nanti saya carikan ayatnya)

*****

Jadi kesimpulannya, setiap pihak tetap, terus, mempertahankan argumennya. Tapi, yang perlu digarisbawahi adalah, bahwa topik ini sebenarnya tidaklah begitu penting. Tuhan memang tidak pernah dicintai, hal ini tidak berkaitan dengan penyembahan atau penghambaan kepada Beliau.

Di satu sisi, ada pihak yang berpegangan pada pandangan yang sudah lama disepakati. Di sisi lain, ada pihak yang dengan melihat kepada kitab kemudian berpandangan sebaliknya. Dan yang paling parah, pihak yang punya pandangan sebaliknya itu dengan semena-mena menyalahkan pihak lain dan menyumpahinya sebagai kafir yang wajib dibunuh kemudian dirampas hartanya. Fatwa yang amat keji bukan? Mana aplikasi ajaran kasih sayang dalam Agama?

Inilah yang memecah belah umat. Ada umat yang terlalu fanatik dan menganggap dirinya paling benar. Kemudian karena merasa paling benar, mereka seenaknya menghalalkan darah orang lain. Bagaimana umat bisa bersatu dan meraih kejayaannya kembali, bila selalu bersikap paranoid dan dengan saudara sendiri saja, saling kafir-mengkafirkan seperti itu?

*****

Nah kalau Anda bagaimana? Apa yang Anda yakini? Kalau saya sih tetap berpandangan bahwa Bumi mengelilingi Matahari, terserah kalau nanti ada lagi fatwa yang menyebutkan bahwa Bumi mengelilingi Jupiter atau bahkan Bumi ini loncat-loncat.

Terima kasih.


Tindakan

Information

17 tanggapan

29 12 2007
warnetubuntu

ngomong dengan orang seperti itu.. ibaratnya ngomong dengan orang yg menutup telinga sambil menutup mata, dihadapan kita lagi.. capek ati menanggapinya.. kadang solusi yg paling tepat adalah “lakum dinukum waliyadiin”, “bagimu keyakinanmu bagiku keyakinanku” :)

1 01 2008
RETORIKA

Aduh masbro, ga usah ngebahas yang kayak gini dong kan udah tahu
“POKOKNYA” matahari mengelilingi bumi :lol:

percuma, kalo saya jadi anda mending saya ngomong sama tembok deh, minimal dia ngedenger omongan saya – nggak pake marah dan mengkafirkan saya :mrgreen:

Soalnya saya sempet berusaja diskusi, ujung ujungnya malah jadi ribul :evil:

3 01 2008
Gm.

@warnetubuntu
o, kirain lakum dinukum wa liyadin tu “Bagimulah agamamu dan bagikulah agamaku.” :mrgreen:

@RETORIKA
He2x… iya sih, tapi ini cuman pengen menumpahkan opini saja.

7 01 2008
warnetubuntu

setahu saya, arti asli dien itu adalah jalan dan bisa juga diartikan sebagai keyakinan :)

22 01 2008
Pacarnya Zaskia Mecca

ini tulisan ilmuwan yahudi!
tulisan ini dhaif!
sanadnya tidak jelas!
:lol:

23 01 2008
hariadhi

BILAMANA BUMI BERPUTAR :
1.NAIK PESAWAT DARI JAKARTA KE SURABAYA TENTUNYA AKAN BERBEDA WAKTU TEMPUHNYA DENGAN DARI SURABAYA MENUJU JAKARTA. KARENA BUMI BERPUTAR KE ARAH TIMUR DENGAN CEPAT, PERHITUNGAN ILMUAN YAHUDI BAHWA BUMI BERPUTAR PADA POROSNYA BERGERAK MENEMPUH JARAK 30KM/DETIK.
>>apa tuh orang nda tahu kalau angin bersin juga bisa sampai 80 Km/jam, yah?

2.BURUNG YANG TERBANG TIDAK AKAN BISA HINGGAP DI POHON, KARENA BUMI BERPUTAR DENGAN CEPAT.
>>sama kaya orang di dalam F1, kenapa dia bisa tetap duduk di tempatnya yah, ga kelontar? Padahal mobil F1 bisa sampai 300 km/jam! @_@

23 01 2008
sandemoning

saya tertarik dg gravitasi, ternyata gravitasi tidak hanya antara bumi dengan benda yang ada di atasnya loh, tapi juga menyangkut “nasib manusia.”

nah, dalam dunia alam bawah sadar, apa yang dipikirkan, apa yang dibayangkan, apa yang dilihat, akan ditarik oleh alam bawah sadar kita, dan itu akan diwujudkan secara otomatis tanpa kita minta.

Jadi, jika ingin sukses, berpikirlah tentang kesuksesan. bila ingin kaya, bayangkanlah segala sesuatu tentang kekayaan. bila ingin jadi seleb, bergaullah di lingkungan seleb.

wew…

3 02 2008
Koen

Gambarnya emang salah sih. Masa matahari sebegitu gedenya :p. Oh, not to scale ya?

26 02 2008
flawless

matahari emang gede kok.
malah kyknya harusnya kurang gede dibandingkan gambar diatas.
yg not to scale tuh perbandingan ukuran planet inti dgn planet luar @_@

kok malah jadi ngomongin gambar ~_~

5 03 2008
Aa

saya rasa polemik ttg ini tidak perlu dibesar2kan, meskipun sudah besar, apalagi ditulis dan dikomentari oleh orang2 yang tidak berkompeten, tmsk saya, yang pasti kita harus belajar menutup mulut kalau kita bukan ahlinya.
apalagi dengan pernyataan yang melecehkan.
jangan asal waton nulis dan waton komen..

10 07 2008
Jems

Yang lebih tau ya yang pernah melihat Bumi, Matahari dan segala macam kawan2nya dari Luar Tata Surya, kalo perlu dari Luar Galaksi Bima Sakti. Mas2 smua.. ada yg uda pnah nyampe sana? Gimana penampakannya…??? Hehehe…
Kalo saya c cm percaya sama yg uda ngeliat lgsg. Lebih percaya lg ama omongan yg bikin Bumi ama Matahari laa…. :D

3 10 2008
hp

Wah, kalo matahari ditempat saya mah dingin, and nggak pernah berputar-putar, tuh. nanti kalo sering berputar kan pusing.

12 01 2009
Portibi

itu page bannernya 20th century boys yah, kalau punya dvdnya kirim ke email ku dong

16 03 2009
bam

Mungkin link ini bisa membantu menjelaskan bahwa bumi lah yang mengelilingi matahari, berdasarkan Al Qur’an:

http://ayahluqman.wordpress.com/2007/07/07/matahari-bulan-bumi-yang-mana-mengelilingi-yang-mana-sih/

17 08 2009
erik

bnr jg tuh omongan gems…kl gak pernah liat dr ats ya gak percayalah…jd misal qt naik bi yg gede n bis qt bergerak ato diem kan gak tau, tauny da yg jalan tp gak tau mrk yg jalan ato qt yg berhenti…

9 09 2009
Salafy Bukan

huhuy….. emang bener tuh orang ciri khas salafy adalah falacy (sesat dalam metodologi berfikir) yang mendarah daging sampai keakarnya. itu semua karena meraka mengharamkan ilmu mantiq, dilain fihak hati mereka dipenuhi hasad, ujub dan takabur, karena ilmu tasawuf mereka bilang sesat. tak heran klo yang dianggap ulama hebat mereka adalah orang2 yang berotak tumpul dan berhati kotor dan beku.

ini http://langitselatan.com/2007/04/21/bagaimana-membuktikan-bahwa-bumi-mengelilingi-matahari-dan-bukan-sebaliknya/ barangkali bisa menjawab mereka, tapi saya ragu apakah mereka (kaum salafy wahaby) akan mau menerima, karena sikap taklid buta dan ghuluw kalangan salafy terhadap ulama mereka yang membabi buta. mereka tak akan bisa menerima fakta dari fihak lain sekalipun benar dan akan menelan bulat-bulat apapun dari ulama mereka sekalipun ngaco. bagi mereka ibn Taymiah, Wahab dan Keluarga Su’ud dan ulama salafy macam Bin Baz, Utsaimin, albani, merupakan orang-orang yang maksumn dan tak mungkin salah inilah ghuluw mereka

http://gm88.wordpress.com/2007/12/29/mengomentari-komentar-tentang-bukti-bahwa-matahari-mengelilingi-bumi/

23 10 2009
giast

agama tidak bisa di pikir dengan otak atau logika,,,,,,jika agama dipikir dengan itu akan rusak agama,,,,,
sesungguhnya hanya Allah yang tau pa yang di dunia ini,,,,
sungguh ironis,,,,orang tak berilmu memikir agama

Tinggalkan komentar