
Gambar dicomot dari [sini]
Pagi kemarin ( 15/08 ) pak Presiden tercinta kita, selama + 2 jam, menyampaikan laporannya mengenai Nota Keuangan RAPBN 2009 di hadapan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di gedung MPR, Senayan Jakarta.
Acara ini disiarkan langsung di televisi (TVRI, MetroTV, tvOne). Saya sih tidak terlalu memperhatikan apa isi pidato beliau, karena tidak mengerti. Yang saya perhatikan justru adalah para penonton dari pidato ini, yaitu para anggota DPR. Tiap kali kamera beralih menyorot keadaan para anggota DPR, selalu saja ada beberapa (ya, tidak hanya satu) orang yang terlihat sedang tertidur. Dari mulai tidur tertunduk, seperti saat mendengarkan khotbah jum’at, sampai tertidur sangat pulas dengan mulut sedikit menganga dan terlihat nikmat sekali.
Kalaupun ada anggota DPR yang tidak tertidur, kelihatannya dia tidak serius mendengarkan pidato presiden. Ada yang mengobrol, tertawa-tawa, menguap, baca buku dan lain-lain. Memang, di samping anggota-anggota seperti itu, pasti ada juga sedikit beberapa anggota yang serius mendengarkan. Tapi sayang, yang dilihat masyarakat di televisi, mayoritas anggota DPR terlihat tertidur dan tidak serius mendengarkan pidato presiden. Hal ini mengesankan, bahwa pidato presiden tentang ekonomi ini tidaklah penting dan hanya sekedar formalitas belaka.
Nah sekarang, kenapa tho presiden diam saja? Ia malah terlihat asik membaca naskah pidatonya, sambil sesekali mengalihkan pandangan ke depan. Kenapa presiden tidak menghentikan pidatonya, untuk kemudian menegur dan memarahi anggota DPR yang tertidur, seperti halnya saat ia memarahi para kepala daerah yang tertidur, beberapa waktu lalu.
Apa karena badan hukum DPR lebih tinggi daripada (RALAT) sejajar dengan presiden, jadinya presiden segan memarahi DPR? Atau apakah presiden tidak peduli apakah pidatonya didengarkan atau tidak?
Ah, yang jelas, ‘penyakit tidur’ para anggota DPR ini sudah berlangsung sejak lama. Bahkan seorang anggota DPR yang pernah diwawancarai Snap Shot MetroTV menyatakan, “Bohong, kalau ada anggota DPR yang berkata bahwa dirinya tidak pernah tertidur saat sidang”.
Wakil rakyat seharusnya merakyat…
Jangan tidur waktu sidang soal rakyat…
- Iwan Fals, Surat Buat Wakil Rakyat (1987)



















Lain hari, hanya orang cerdas dan melek IT yang boleh jadi anggota DPR. Biar nggak tidur sambil meler. Biar kalau dengerin pidato membosankan bisa sambil plurking. #@()&#()!&@#)(!@&
Betul pak Koen. Sekalian aja sambil main game online.
Indonesia dah parah bgt ya….
wajar klo sy sndiri g “cinta” Indonesia,
tapi takdir lahir d Indo…
emang nyebelin banget ya…
harusnya g cuma ada KPK, tpi ada jg
KPTT (Komisi Pemberantasan Tukang Tidur)
ga sopan banget deeh, se ga suka2nya ma pa SBY, hormatin dooong!!!
klo cma mo numpang bobo, mending g usah dteng deeh!!
kyanya pa pres harus nyiapin tusuk gigi sebelum mulei pidato deeh…
biar OL treus tuh mata…*kejem ya…*
wah… mang dah cerita lama jar……….
kan memang presiden dan DPR sama2 petinggi negara…. kedudukannya nggak bisa lbh tinggi dr DPR, jd segan…& sungkan kali yak !??!
Indonesia kan menjujung asas, asal bapak senang…..
udah biasa, penyamun tidur disarang penyamun… bener-bener udah biasa… kerjaannya juga cuma lobi-lobi kalo ada proyek pengen lancar mesti ada persetujuan penyamun… lobi2nya sambil booking bispak dan bisyar di hotel. Eneg…
mantap gambarnya hehehehe….
btw menang nggak setelah review hotel itu?? hhihiihh, gudlak kang
@himitsu
Harusnya anggota-anggota DPR itu cari cara supaya bisa tetap terjaga. Salah satunya mungkin dengan plurking, seperti kata pak Koen di atas.
@afwan
Saya jadi berandai-andai, gimana bila seandainya pak presiden menegur dan menyuruh keluar para anggota DPR yang tertidur.
Langsung dikudeta mungkin ya?
@kang hakim
Koq kayak mafia ya??
@antown
Wah, belum diumumin. Mungkin besok. Semoga aja menang. Amin
“Apa karena badan hukum DPR lebih tinggi daripada presiden, jadinya presiden segan memarahi DPR?”
bukan lebih tinggi tapi sejajar… jadi wajar kalo rada segan, sedangkan kepala daerah mah kan bawahan mendagri, dan mendagri adalah bawahan presiden, jadi maknyos atuh ngambekan oge (hahah).
Ah.. itulah nasib wakil rakyat di negara anda Jar (heheh)..
oya, jar saya dah pindah ke wordpress, maen ya… risyana.wordpress.com
tapi sayah juga kalo dulu pas kuliah suka tidur d…. mana duduk nya paling depan…. da ngantuk, muw gimana lagi….
ha ha ha….
piraku atuh anggota DPR mah….
ini udah jadi rahasia umum,, coba yang dibahas tentang anggaran pasti pada melek semua tuh
“Bohong, kalau ada anggota DPR yang berkata bahwa dirinya tidak pernah tertidur saat sidang”.
wah pernyataan ini bisa menimbulkan antipati yg makin menjadi di tengah rakyat, yah ? bener bener pernyataan yg ngak bijak
Iya aja deh.. emang kayak gitu da.. Kumaha deui atuh, Indonesia tea atuh.. hehehehe.. Mudah-mudahan tidak terjadi pertumpahan darah aja deh.. *teu nyambung euy..*
@risyana
Wah terima kasih koreksinya.
Jadi kesimpulannya, semakin bawah jabatannya, semakin ‘enak’ orang itu untuk dimarahi oleh orang yang jabatannya lebih tinggi? *halah*
@bagrul
Ya, kuliah memang membuat ngantuk, nampaknya begitu juga halnya dengan rapat DPR.
@emfajar
Ya iyalah, kalo ketiduran kan takut nggak kebagian ‘uang rapat’ dong.
@uwiuw
Ya betul, tapi itu ‘kan kutipan dari perkataan seorang wakil rakyat juga. Apa perlu saya hapus ya
@Kang Iwan
Alah, ngomen naon si akang teh…
sudah.. ambil positifnya aja. mungkin saja dia malamnya ngga tidur, kerana sibuk mencari dan merancang strategi buat sidang besok, strategi TIDUR hwahwahwa…
nu kitu mah tong dipilih deui. piceun we ka tempat runtah haha
yang salah bukan anggota DPRnya, salahkan kursinya dan ACnya…
kursi terlalu empuk dan aC terlalu dingin…
supaya tidak ngantuk, ganti kursi dengan dingklik kemudian ubah AC dengan kipas bambu…
juga salahkan sound systemnya…jangan terlalu ngebass…gedein treblenya…biar nyempling di kuping ….
dijamin mata melek sebaik baiknya….
Mungkin juga pidatonya nggak menggelegar macam Bung Karno dulu..
Terpelas dari itu, harus diakui bahwa mutu anggota DPR makin kemari makin nggak keruan..
Masih bagus hadir ketimbang mangkir.. anyhow, keduanya pun nggak ada mendingnya.
@Datyo
Intinya suasana di Gedung DPRnya sendiri harus dimodifikasi supaya tidak menimbulkan suasanan nyaman yang berlebihan yang dapat membuat para anggota dewan tertidur pulas.
@Domba Garut!
Karena toh yang pidatonya juga membaca teks, jadi kesannya tidak sedang berbicara, tapi sedang membacakan sesuatu untuk mereka.
Ya, mungkin juga, pidatonya tidak menarik.
Mungkin fengsuinya harus diperbaiki, supaya tidak ada lagi yang hobi tidur dan korupsi… apasih.
maaf jika isi pesan berikut mengganggu aktivitas kamu.. aku cuma mau kasih tau aja, ada sebuah situs social bookmarking yang berisi kumpulan berita-berita menarik yang paling update diseluruh indonesia,dan memang situs ini berbasis bahasa indonesia… klo nggak keberatan tolong cek situs ini yah.. semoga bermanfaat..
>>> http://www.lintasberita.com
coba di share aja semua tulisan km di situs itu ,mudah2an bisa membantu naikkan traffic blog ini ,keep up the good post ok.. btw.. ever thought bout adding lintasberita’s widget?? cek disini aja yah
>>> http://www.lintasberita.com/tools.php
thanks…. sory klo keliatannya spamming.. but seriously… im just helping you out here…
esbeye ga punya wibawa nih nampaknya…
/me kangen ama ucapan Bung Karno
‘GO TO HELL AMERICA!!!’
kebanyakan yang tidur, jadi kalo ditegurin satu-satu nanti pidatonya gak selesai-selesai… hehe :p :d
mantap j gambarnya…
supaya para politikus merasa malu dengan rakyat2 yg udah berusaha keras utk memajukan Indonesia, tapi Dia malah tidur
http://rasyid14.wordpress.com/
Muantaff….. Teruskan perjuangan untuk TIDUR…!!
Klw ada 50 orang lagi seperti mereka… Gua jamin INDONESIA pasti MAJU !!!!!!!!!!!